Jumat, 06 Februari 2009

Saya Tidak Sehebat Itu

Mungkin memang saya yang bermasalah.
Tadinya saya kira saya cukup makan asam garam untuk memahami kalian.
Ternyata saya tidak sehebat' itu..
Oke saya yang salah. 

Atau mungkin memang kebetulan saja kalian sedang 'bermasalah'?

-beberapa hari bersama wanita-wanita 'bermasalah'-

Senin, 02 Februari 2009

SIGN

Where do you find love?
If we knew, we would all know where to look.
Sometimes all you need is a sign..


Di Puncak Kemenangan

Kemarin, saya mendadak diselimuti euforia kemenangan.
Bukan menang dalam suatu pertandingan, atau turnamen apalagi menang lotere.

Menang-nya saya sebuah kemenangan sederhana. 
Menang atas diri sendiri.
Menang  dari ego, menang dari rasa gengsi,
- yang membuat saya sedikit depresi selama beberapa minggu-

Sulit sekali rasanya 'pertarungan itu'.
Sulit, sungguh sulit..sampai saya harus belajar menangis lagi.
Belajar mengurai kerumitan diri dengan meneteskan air mata.
Air mata ternyata meluluhkan semuanya. Menyederhanakan realita.
Menyemangati saya untuk memberikan 'perlawanan terakhir' dengan sesuatu yang indah.
Saya menulis puisi terakhir untuknya..
Berbaris doa restu dalam iringan kata indah, 
mungkin memang itu satu-satunya senjata yang pernah saya punya..

Lalu ketika saatnya tiba..
saya mengalahkan 'dirinya' dengan jurus sederhana, 
ketulusan cinta, keikhlasan hati dan kelapangan dada.
Senyum lebar yang muncul di puncak 'pertempuran',
teriring sebuah salam hangat membungkus restu untuknya,
menutup kemenangan kemarin, 
menjadi sebuah Hari Terbaik dalam hidup saya.

Rasanya seperti di puncak dunia!! =)


-serasa lulus ujian apoteker..even more!-

Sabtu, 31 Januari 2009

Restu Untukmu

Cintailah ia sebagai imammu
Sehangat cintamu padaNya

Cerialah dengan senyum indahmu di saat bahagia
dan setialah berjuang bersamanya di kala sulit

abadikanlah cinta kalian yang suci
patrikan di dada sang buah hati

sungguh, puisi ini restu sepenuh hati...


untuk D+T;

ps: dan ajarkan buah hatimu melembutkan jiwa dengan puisi

Jumat, 30 Januari 2009

Cinta dalam sepotong dodol..

Legit, manis, kenyal..


-dodol duren...terlalu banyak..memuakkan-